JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah Indonesia dan Negara Qatar menggelar Konsultasi Politik Perdana di Jakarta, Selasa (16/06/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kemitraan kedua negara.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Muhammad Anis Matta dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Negara Qatar Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi.
Konsultasi politik pertama ini menjadi tonggak penting dalam membangun kerangka kerja sama yang lebih terstruktur untuk membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Salah satu hasil utama yang dicapai dalam pertemuan tersebut adalah kesepakatan untuk menyelenggarakan Strategic Dialogue di tingkat Menteri Luar Negeri pada tahun ini.
Forum tersebut akan difokuskan pada peningkatan kerja sama bilateral di bidang politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi, serta sosial budaya.
Kedua delegasi juga sepakat untuk mempercepat penyelesaian sejumlah nota kesepahaman yang masih dalam proses, antara lain di bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketenagakerjaan, serta penanggulangan terorisme.
Selain itu, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi di forum regional maupun multilateral.
Kerja sama tersebut mencakup saling mendukung pencalonan kedua negara dalam berbagai organisasi internasional serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transisi energi, termasuk dalam kerangka kerja sama Global South.
Secara khusus, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan di kawasan ASEAN dan Gulf Cooperation Council (GCC).
Menanggapi eskalasi situasi di kawasan Timur Tengah, Indonesia dan Qatar memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya de-eskalasi konflik, penghormatan terhadap hukum internasional, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi.
Terkait isu Palestina, kedua negara kembali menegaskan dukungan terhadap perjuangan bangsa dan rakyat Palestina.
Kedua pihak juga menyerukan gencatan senjata permanen di Gaza, akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, serta dimulainya kembali proses politik damai untuk mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat penuh berdasarkan Solusi Dua Negara, sesuai hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pertemuan perdana ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan kemitraan strategis Indonesia dan Qatar di masa mendatang.
(MC101 – Ditjen IDP Kemlu)