Beranda / Laporan Utama / Indonesia Suarakan Penghentian Eskalasi Terkait Situasi di Lebanon dan UNIFIL

Indonesia Suarakan Penghentian Eskalasi Terkait Situasi di Lebanon dan UNIFIL

Indonesia Suarakan Penghentian Eskalasi Terkait Situasi di Lebanon dan UNIFIL

JAKARTA, Cakra101.com — Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi di Lebanon selatan yang dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon, menghentikan serangan yang membahayakan warga sipil, serta kembali pada jalur dialog guna mencegah eskalasi lebih lanjut demi mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut.

Pemerintah Indonesia juga menaruh perhatian besar atas meningkatnya ketegangan di Beirut dan sepanjang garis demarkasi Blue Line di Lebanon selatan, terutama terkait serangan terhadap pos UNIFIL yang melukai personel pemelihara perdamaian. Indonesia menegaskan kembali tanggung jawab seluruh pihak sesuai hukum internasional untuk menjamin keselamatan serta keamanan personel dan properti PBB. Hal ini menjadi fokus utama mengingat adanya risiko nyata bagi pasukan perdamaian yang bertugas di wilayah konflik tersebut.

Hingga saat ini, Pemerintah terus memantau dampak situasi tersebut terhadap Kontingen Garuda yang bertugas di UNIFIL dan memastikan keamanan mereka tetap menjadi prioritas tertinggi. Pemerintah RI memberikan apresiasi mendalam atas integritas, profesionalisme, dan dedikasi Kontingen Garuda dalam menjalankan mandat menjaga stabilitas di Lebanon selatan. Harapan besar disampaikan agar seluruh personel diberikan keselamatan dalam mengemban tugas internasional demi perdamaian dunia. (16/3/2026)

(MC101 – Kemlu RI)

Tag: