Beranda / Pemerintahan / Menteri PKP Apresiasi Jawa Tengah, Siapkan 40.000 Rumah Subsidi Tahun 2026

Menteri PKP Apresiasi Jawa Tengah, Siapkan 40.000 Rumah Subsidi Tahun 2026

JAKARTA, Cakra101.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi Jawa Tengah sebagai provinsi dengan penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan terbesar secara nasional. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Apresiasi ini menjadi bukti sektor perumahan sebagai penggerak ekonomi daerah. Menteri PKP menilai capaian tersebut menunjukkan peran strategis perumahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor konstruksi hingga UMKM.

“Saya dengar Jawa Tengah adalah provinsi terbesar menyerap KUR perumahan. Ini adalah program andalan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan sektor perumahan,” ujar Menteri PKP.

Pemerintah pun menyiapkan alokasi besar rumah subsidi untuk Jawa Tengah. Sebanyak 40.000 unit rumah subsidi direncanakan untuk tahun 2026, seiring capaian provinsi tersebut yang juga menempati posisi kedua secara nasional dalam program perumahan subsidi.

Selain itu, Menteri PKP menyampaikan bahwa kesiapan pertanahan di Jawa Tengah dinilai paling maju, berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Hal ini menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan perumahan.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PKP akan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada Mei 2026 untuk meninjau langsung program perumahan di sejumlah daerah.

Pemerintah juga mendorong pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan melibatkan UMKM lokal, termasuk penggunaan material bangunan dari daerah setempat guna meningkatkan ekonomi lokal.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk usulan pembangunan rumah susun di beberapa wilayah seperti Banyumas dan Jepara, serta pengembangan kawasan padat penduduk di Semarang.

Ia menambahkan bahwa pembangunan rumah susun ditargetkan mulai berjalan pada semester II tahun 2026, sebagai bagian dari percepatan program perumahan nasional.

Melalui kolaborasi yang kuat, program perumahan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(MC101 – Biro Komunikasi Publik PKP)

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic