JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melantik dua pejabat strategis di lingkungan Kementerian PKP sebagai langkah memperkuat tata kelola organisasi, pengendalian risiko, serta budaya antikorupsi guna mendukung percepatan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman bagi masyarakat.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan organisasi agar pelaksanaan program strategis nasional di sektor perumahan berjalan lebih efektif, profesional, dan berintegritas.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 21 Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Adapun pejabat yang dilantik yaitu Dr. H. Roberia, S.H., M.H. sebagai Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, serta Tati Meilani Kacaribu, S.T., M.P.W.K. sebagai Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM).
Dalam arahannya, Menteri PKP menegaskan bahwa setiap pejabat yang menerima amanah harus memiliki semangat pengabdian, integritas, dan tanggung jawab tinggi dalam mengurus kepentingan negara serta melayani masyarakat. Menurutnya, kepentingan bangsa dan rakyat harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Maruarar Sirait juga menekankan pentingnya transformasi organisasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil. Seluruh jajaran Kementerian PKP diharapkan mampu membangun tata kelola pemerintahan yang baik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi dalam setiap pelaksanaan tugas maupun pengambilan keputusan.
Selain itu, Menteri PKP menyampaikan bahwa meningkatnya kepercayaan pemerintah terhadap Kementerian PKP, yang tercermin dari bertambahnya dukungan anggaran untuk sektor perumahan, harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih optimal dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, berbagai terobosan dan inovasi diperlukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan perumahan nasional. Namun, seluruh inovasi tersebut harus tetap dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Menteri PKP juga mengajak seluruh pegawai menanamkan budaya malu terhadap setiap tindakan yang menyimpang dari nilai integritas, profesionalisme, dan etika sebagai aparatur negara. Budaya tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang bersih, transparan, dan dipercaya masyarakat.
“Saya selalu berdoa dalam mengambil keputusan yang menyangkut masa depan negara, karier, dan staf yang menaungi Kementerian PKP dengan hati, profesional, dan tentunya dengan harapan yang besar. Saya doakan kalian adil dan berintegritas dalam membangun superteam ke depan,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.
Prosesi pelantikan turut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman, serta seluruh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian PKP.
Melalui penguatan kepemimpinan organisasi ini, Kementerian PKP optimistis berbagai program strategis nasional di bidang perumahan dan kawasan permukiman dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas demi mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.
(MC101 – Biro Komunikasi Publik Kementerian PKP)
Ringkasan Berita:
- Menteri PKP Maruarar Sirait melantik dua pejabat strategis di lingkungan Kementerian PKP di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
- Dr. H. Roberia diangkat sebagai Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, sedangkan Tati Meilani Kacaribu menjadi Kepala PPSDM.
- Pelantikan bertujuan memperkuat tata kelola organisasi, pengendalian risiko, dan budaya antikorupsi.
- Menteri PKP menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, inovasi, dan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas.
- Penguatan kepemimpinan diharapkan mempercepat pelaksanaan program strategis nasional di bidang perumahan dan kawasan permukiman.