JAKARTA, Cakra101.com — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, dan Kepala Badan Karantina Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/04/2026), sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan nasional.
Dalam prosesi tersebut, Presiden melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan serta Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 52/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Selanjutnya, Presiden juga melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 50/TPA/Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan pimpinan tinggi utama di lingkungan Badan Karantina Indonesia.
Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan menurut agama Islam yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden saat mendiktekan sumpah jabatan.
Presiden juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan tanggung jawab penuh dalam mengemban amanah negara pada jabatan strategis tersebut.
Usai pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para pejabat yang baru dilantik.
Rangkaian prosesi kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dilanjutkan oleh para tamu undangan.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Pelantikan ini menegaskan langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat efektivitas koordinasi pemerintahan, komunikasi publik, serta sistem karantina nasional guna mendukung jalannya agenda strategis negara.
(MC101 – BPMI Setpres)