MAJALENGKA, Cakra101.com – Kemampuan operasi udara untuk mendukung penanggulangan bencana dan misi bantuan kemanusiaan terus diperkuat melalui Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksa Siaga” TA 2026.
Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan latihan yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut secara resmi ditutup di Lanud Sugiri Sukani, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).
Selama latihan, berbagai kemampuan operasi udara diperagakan dalam manuver lapangan. Di antaranya adalah terjun free fall prajurit Korpasgat, dropping logistik menggunakan metode Container Delivery System (CDS) dan Helibox oleh pesawat CN-295, evakuasi medis udara, rappelling, hingga hoist menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma.
Selain menguji kesiapan personel dan alpalhankam, latihan ini juga menjadi sarana edukasi kedirgantaraan bagi masyarakat.
Pangkoopsudnas menegaskan bahwa latihan merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional jajaran Kodau I yang memiliki wilayah tanggung jawab luas, meliputi Jawa Barat, Sumatra, dan Kalimantan Tengah.
“Tantangan tugas ke depan menuntut seluruh satuan senantiasa siap bergerak cepat, terpadu, dan efektif menghadapi berbagai situasi darurat, terutama bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujar Pangkoopsudnas.
Pelaksanaan latihan juga melibatkan fasilitas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat serta Lanud Sugiri Sukani, Majalengka, Jawa Barat sebagai pangkalan aju.
Melalui latihan ini, diharapkan kesiapan operasional satuan jajaran Kodau I semakin meningkat dalam menghadapi berbagai kontingensi, khususnya penanggulangan bencana alam dan operasi bantuan kemanusiaan.
(MC101 – Dispenau)
Foto: Dok Dispenau