TULANG BAWANG, Cakra101.com – Optimalisasi lahan tebu Lanud Pangeran M. Bun Yamin menjadi wujud nyata kontribusi TNI Angkatan Udara dalam mendukung ketahanan pangan serta swasembada gula nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi dalam Panen Raya Tebu Serentak yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/07/2026).
Panen raya di lahan tebu Lanud Pangeran M. Bun Yamin dilaksanakan di atas areal seluas 45,996 hektare. Dengan tingkat produktivitas sekitar 70 ton tebu per hektare, total hasil panen diproyeksikan mencapai sekitar 3.219,720 ton tebu. Apabila diolah dengan tingkat rendemen sekitar 7–9 persen, hasil panen tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 225–280 ton gula per tahun.
Pemanfaatan lahan tebu tersebut merupakan bentuk optimalisasi aset negara yang dikelola secara produktif untuk mendukung peningkatan produksi komoditas strategis nasional. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengelolaan aset yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan panen raya dihadiri Pangkorpasgat Marsdya TNI Deni Muis, S.E., M.M., didampingi Danlanud Pangeran M. Bun Yamin Kolonel Pnb Achmad Iwan R., M.Tr. Hanla., MS (NSSS)., Danyon Parako 464 Pasgat Letkol Pas Aprianto, para pejabat Korpasgat, serta Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud menyampaikan bahwa pengelolaan lahan tebu merupakan wujud komitmen Lanud Pangeran M. Bun Yamin dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada komoditas strategis.
“Melalui pemanfaatan lahan yang dimiliki TNI AU secara produktif, kami ingin menunjukkan bahwa aset negara dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” ujarnya.
Ke depan, pengembangan komoditas tebu diharapkan dapat terintegrasi dengan industri pengolahan, termasuk bioetanol sebagai energi terbarukan. Upaya tersebut akan diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, kementerian terkait, BUMN, dan pelaku usaha guna mendukung swasembada tebu yang berkelanjutan.
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- Lanud Pangeran M. Bun Yamin mengoptimalkan lahan tebu untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada gula nasional.
- Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 45,996 hektare dengan proyeksi hasil sekitar 3.219,720 ton tebu.
- Produksi tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 225–280 ton gula per tahun dengan rendemen 7–9 persen.
- Kegiatan dihadiri Pangkorpasgat Marsdya TNI Deni Muis bersama jajaran TNI AU dan Forkopimda Lampung.
- Pengembangan tebu diarahkan terintegrasi dengan industri pengolahan, termasuk bioetanol, melalui sinergi lintas sektor untuk mendukung swasembada berkelanjutan.