MANILA, Cakra101.com – Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Palestina melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pembangunan institusi sebagai bagian dari upaya mewujudkan negara Palestina yang merdeka. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam The 5th Ministerial Meeting for the Conference on the Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD V) di Manila, Filipina, 23 Juli 2026.
Menlu Sugiono menekankan bahwa dukungan berkelanjutan dari komunitas internasional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.
“Mewujudkan negara Palestina yang merdeka memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari seluruh komunitas internasional,” tegas Menlu Sugiono.
Menurutnya, CEAPAD menjadi wadah yang mengubah solidaritas negara-negara mitra menjadi aksi nyata melalui berbagai kemitraan untuk memperkuat institusi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Palestina.
Sejalan dengan CEAPAD IV Kuala Lumpur Action Plan yang disepakati pada 2025, Indonesia terus menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas di bidang pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan, reformasi sektor hukum dan keamanan, serta pertanian.
Di sektor pendidikan, Indonesia kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran Palestina pada tahun ini. Selain itu, Indonesia juga meluncurkan inisiatif kerja sama trilateral bersama Australia guna mendorong dialog di bidang pendidikan dan penegakan hukum.
Sementara itu, di bidang pertanian, Indonesia akan melanjutkan kerja sama trilateral bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) yang berfokus pada pengembangan kapasitas dalam manajemen budidaya alpukat di Palestina.
Menlu Sugiono juga mengingatkan bahwa perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan di Gaza tidak boleh berkurang di tengah upaya membangun kapasitas dan institusi Palestina.
“Di tengah upaya membangun kapasitas dan institusi Palestina, perhatian masyarakat internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza tidak boleh surut. Indonesia akan terus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan kemanusiaan yang mendesak melalui berbagai organisasi internasional,” ujar Menlu Sugiono.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Indonesia akan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai USD 2 juta bagi masyarakat Gaza pada tahun ini melalui kemitraan dengan International Committee of the Red Cross (ICRC).
Menutup pernyataannya, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya CEAPAD memperkuat sinergi dengan berbagai mitra regional maupun internasional agar setiap program dapat saling melengkapi, berjalan lebih efektif, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi rakyat Palestina.
(MC101 – Ditjen IDP Kemlu)
Ringkasan Berita:
- Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia mendukung Palestina melalui pembangunan institusi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
- Indonesia menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, penguatan kelembagaan, serta reformasi sektor hukum dan keamanan.
- Tahun ini Indonesia kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran Palestina dan meluncurkan kerja sama trilateral dengan Australia.
- Indonesia juga melanjutkan kerja sama dengan JICA untuk pengembangan kapasitas manajemen budidaya alpukat di Palestina.
- Indonesia akan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai USD 2 juta bagi masyarakat Gaza melalui International Committee of the Red Cross (ICRC).