Beranda / Nasional / Rekor Baru! Stok Beras Nasional Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rekor Baru! Stok Beras Nasional Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rekor Baru! Stok Beras Nasional Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

JAKARTA, Cakra101.com — Kementerian Pertanian (Kementan) mencatatkan capaian bersejarah dengan stok beras nasional mencapai 4,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, yang menegaskan semakin kuatnya ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 4,2 juta ton. Bahkan, ia memperkirakan stok beras nasional berpotensi meningkat hingga 5 juta ton pada bulan berikutnya.

Capaian ini turut berdampak positif terhadap stabilitas harga pangan, khususnya selama bulan Ramadan, di mana beras yang selama ini menjadi penyumbang inflasi tidak lagi memberikan tekanan signifikan.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini harga beras terkendali dan tidak menjadi penyumbang inflasi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mentan Amran.

Seiring peningkatan stok, pemerintah juga melakukan langkah antisipatif dengan memperluas kapasitas penyimpanan. Dari kapasitas gudang sekitar 3 juta ton, kini ditambah dengan penyewaan gudang hingga 2 juta ton untuk menampung surplus produksi.

Selain sektor pangan, pemerintah juga terus mendorong percepatan hilirisasi pertanian, terutama dalam pengembangan energi terbarukan berbasis biofuel. Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah implementasi biodiesel B50 sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian energi.

Direktur Utama Perum Bulog menambahkan bahwa tren peningkatan stok masih terus berlanjut. Hingga saat ini, penyerapan beras dari Januari hingga Maret telah mencapai 1,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah dalam periode tiga bulan.

Ke depan, pemerintah juga menargetkan pengembangan bioetanol melalui program E20, yaitu campuran 20 persen etanol dalam bensin yang bersumber dari komoditas pertanian seperti jagung, ubi, dan tebu.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas strategis, termasuk beras dan jagung untuk pakan, serta mengalami surplus pada komoditas ayam dan telur.

Lebih lanjut, Mentan Amran menegaskan bahwa capaian sektor pertanian turut mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 5,7 persen, tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Selain itu, harga pupuk juga tercatat turun hingga 20 persen, sehingga membantu menekan biaya produksi petani.

Kementan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan petani dalam menjalankan arahan Presiden, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

(MC101 – Kementan)

Tag: