SAMPANG, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional hingga ke pelosok daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi hasil produksi masyarakat.
Sebelum peresmian dilakukan, Presiden Prabowo menerima laporan dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengenai capaian pelaksanaan program IJD di berbagai daerah. Selanjutnya, Presiden menuju podium utama untuk mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pemaparan Menteri PU.
Dalam laporannya, Dody menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah guna mendukung swasembada pangan, energi, dan air.
Menurut Dody, program IJD dirancang untuk memastikan kelancaran rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir sekaligus memperkuat konektivitas antara kawasan produksi dengan pusat-pusat konsumsi.
“Melalui program Inpres Jalan Daerah Nomor 11 Tahun 2025, pemerintah pusat meyakinkan bahwa rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir dan menghubungkan langsung pada wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ucap Dody.
Dody juga melaporkan bahwa capaian nasional program IJD tahun 2025 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi dengan dukungan anggaran sebesar Rp5,41 triliun. Menurutnya, pembangunan infrastruktur saat ini semakin menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan konektivitas.
“Capaian keseluruhan ini membuktikan komitmen mutlak pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau keseluruh pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil dan rata,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 km di seluruh pelosok Indonesia, di 37 provinsi,” ujar Presiden.
Presiden menekankan bahwa jalan daerah merupakan infrastruktur dasar dan urat nadi perekonomian rakyat yang menghubungkan aktivitas ekonomi dari desa hingga pusat perdagangan.
“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa,” kata Presiden.
Peresmian tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mendukung kelancaran distribusi hasil produksi masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
(MC101 – BPMI Setpres)
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo meresmikan 1.151 kilometer jalan daerah yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia.
- Program tersebut merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 untuk mempercepat konektivitas daerah.
- Pelaksanaan program IJD tahun 2025 didukung anggaran sebesar Rp5,41 triliun.
- Infrastruktur jalan ditujukan untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan air, serta memperlancar rantai pasok nasional.
- Presiden menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat yang menghubungkan desa dengan pusat distribusi dan perdagangan.