Beranda / Kementerian / Kemenkeu / Wamenkeu Tegaskan Ketahanan Fiskal Indonesia Tetap Kuat di Forum Fitch Ratings

Wamenkeu Tegaskan Ketahanan Fiskal Indonesia Tetap Kuat di Forum Fitch Ratings

JAKARTA, Cakra101.com — Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memastikan kondisi fiskal dan perekonomian Indonesia tetap stabil dan tangguh di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, dalam forum Fitch Ratings di Jakarta, Kamis (23/04/2026).

Dalam paparannya, Wamenkeu menyampaikan bahwa ekonomi nasional masih menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 5,39% pada kuartal terakhir, yang didukung sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, serta sektor riil.

“Dibandingkan dengan negara sekelasnya, Indonesia tumbuh lebih kuat sambil tetap menjaga stabilitas makroekonomi. Inflasi rendah, posisi fiskal yang hati-hati, serta faktor eksternal yang solid menempatkan Indonesia pada posisi makroekonomi yang relatif lebih baik dan seimbang di antara negara dengan peringkat BBB,” ungkapnya saat menyampaikan keynote speech pada acara Fitch on Indonesia bertajuk “Risk and Opportunities Geopolitic Crosswind”.

Wamenkeu juga menyoroti tekanan global akibat kenaikan harga energi yang dipicu konflik di Timur Tengah, yang berdampak pada ruang fiskal terutama di sektor pangan dan energi. Untuk merespons hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan langkah strategis, termasuk efisiensi belanja negara, optimalisasi program unggulan seperti makan bergizi gratis, serta kebijakan subsidi energi yang tepat sasaran guna melindungi daya beli masyarakat.

Selain itu, pemerintah memastikan target penerimaan negara tetap tercapai, dengan capaian pertumbuhan pajak sebesar 20% dalam tiga bulan pertama tahun ini. Upaya tersebut didukung melalui digitalisasi sistem perpajakan, optimalisasi penerimaan dari sumber daya alam, serta pengelolaan dana bebas pajak yang lebih efektif.

Lebih lanjut, Wamenkeu menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang melalui reformasi struktural, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, penguatan investasi, serta pembangunan sektor prioritas seperti ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, dan hilirisasi sumber daya alam.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan fiskal Indonesia akan tetap adaptif terhadap dinamika global, sekaligus menjaga kepercayaan investor. Status peringkat kredit Indonesia yang berada pada level investment grade disebut sebagai hasil dari konsistensi kebijakan fiskal dan moneter selama ini.

“Kebijakan kami tidak hanya merespons tantangan, tetapi juga menyelesaikannya dengan fokus pada stabilitas, investasi strategis, dan reformasi. Indonesia akan terus tumbuh dan membangun masa depan yang sejahtera,” tutupnya.

(MC101 – Biro KLI Kemenkeu)

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic