TEGAL, Cakra101.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau proses perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026). Perbaikan dilakukan setelah ditemukan sejumlah titik yang masih mengalami pergerakan tanah di kawasan tersebut.
Menurut Menteri Dody, terdapat beberapa area di lokasi Huntara yang kondisi tanahnya belum sepenuhnya stabil. Pergerakan tanah kembali terjadi di bagian ujung kawasan sehingga mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami retakan dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Tadi lihat Huntara di Tegal, Jawa Tengah, masih ada masalah. Di bagian ujung, tanahnya goyang lagi. Jadi masih ada beberapa tempat yang tanahnya belum stabil. Sehingga bangunannya agak retak,” ujar Menteri Dody.
Meski demikian, Kementerian PU menargetkan enam unit Huntara yang terdampak dapat kembali ditempati dalam dua hari ke depan setelah seluruh proses perbaikan rampung dilaksanakan.
“Saat ini masih proses PHO atau pemeliharaan,” kata Menteri Dody.
Kementerian PU menegaskan bahwa upaya penanganan pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, setiap lokasi hunian akan melalui kajian teknis kebencanaan guna meminimalkan potensi risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Saat ini, Huntara yang dibangun Kementerian PU telah menampung sekitar 456 kepala keluarga yang tersebar di 38 blok, dengan masing-masing blok terdiri atas 12 unit hunian. Seluruh unit dirancang untuk memenuhi standar hunian layak, lengkap dengan fasilitas dasar dan sarana penunjang kebutuhan warga.
Berbagai fasilitas pendukung juga telah disediakan, antara lain sambungan listrik, pasokan air bersih, masjid, balai warga, pos kesehatan, hingga lapangan mini soccer yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana interaksi dan aktivitas sosial masyarakat.
Komitmen pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko bencana dan memastikan kualitas hunian sementara menjadi langkah penting untuk memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi warga terdampak bencana.
(MC101 – Biro Komunikasi Publik PU)