Beranda / Peristiwa / Peraih Adhi Makayasa 2026 Siap Emban Amanah Bangsa, Dari Doa Orang Tua hingga Pengabdian kepada Negara

Peraih Adhi Makayasa 2026 Siap Emban Amanah Bangsa, Dari Doa Orang Tua hingga Pengabdian kepada Negara

JAKARTA, Cakra101.comMomen pelantikan Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/07/2026) menjadi awal perjalanan pengabdian bagi para perwira muda kepada bangsa dan negara. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, mereka mengucapkan janji untuk mengemban amanah sebagai pelindung dan penjaga kedaulatan Indonesia.

Di antara para perwira yang dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026, terdapat dua penerima Adhi Makayasa, yakni Calvin Tidar Sakti sebagai lulusan terbaik Akademi Militer dan Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara.

Bagi Calvin, pelantikan langsung oleh Presiden Prabowo menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya. Namun, menurutnya, makna yang paling berkesan bukan sekadar penyematan pangkat, melainkan amanah besar yang dipercayakan rakyat kepada setiap perwira TNI.

“Bapak Presiden juga menyatakan bahwa pangkat yang tertempel di pundak kami ini bukan hanya sebuah tanda kehormatan ataupun sebuah pangkat, tapi ini juga merupakan suatu tanggung jawab dan juga amanah dari rakyat kepada kami Tentara Nasional Indonesia, Angkatan Darat khususnya,” ujar Calvin.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kelulusan hanyalah awal dari perjalanan panjang pengabdian. Calvin mengaku pelantikan oleh Presiden menjadi motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu memberikan teladan.

“Ini merupakan suatu motivasi dan langkah pertama saya untuk nanti ke depannya bisa menjadi pemimpin yang hebat,” tuturnya.

Di balik keberhasilannya meraih Adhi Makayasa Akademi Militer 2026, Calvin mengungkapkan besarnya peran kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan melalui doa dan motivasi selama menjalani pendidikan.

“Orang tua saya hanya memberikan motivasi dan juga doa. Itu merupakan salah satu tekad dan dukungan yang paling kuat dari kedua orang tua saya,” katanya.

Selain dukungan keluarga, Calvin juga menilai kebersamaan dengan rekan-rekan satu angkatan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Berbagai tantangan, latihan yang berat, hingga rasa lelah dapat dilalui karena semangat kebersamaan yang terjalin selama menempuh pendidikan.

Semangat serupa juga dirasakan Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman, peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara 2026. Setelah menjalani pendidikan selama tiga tahun, ia mengaku bangga dapat berdiri sebagai lulusan terbaik sekaligus menerima pelantikan langsung dari Presiden di Istana Merdeka.

“Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, pengalaman sekali seumur hidup kami bisa dilantik langsung oleh RI 1 di Istana Negara,” ujar Yehezkiel.

Hari pelantikan tersebut juga menjadi pengalaman pertama Yehezkiel menginjakkan kaki di Istana Negara. Baginya, kesempatan bertemu dan dilantik langsung oleh Presiden merupakan pengalaman berharga yang akan selalu dikenang sepanjang hidup.

Kebahagiaan itu turut dirasakan kedua orang tuanya yang menyaksikan langsung keberhasilan putra mereka meraih cita-cita sebagai perwira TNI.

“Kesannya luar biasa, jadi pengin nangis. Ini pengalaman pertama untuk keluarga kami, ini baru pertama kali yang jadi TNI, sebelumnya nggak ada, perjuangan dia terlalu besar ya. Jadi kami bangga, saking bangganya sampai nggak bisa ngomong apa,” tutur sang ibu.

Sang ibu juga mengenang masa kecil Yehezkiel sebagai sosok yang aktif, penuh rasa ingin tahu, dan gemar bertanya mengenai berbagai hal yang ditemuinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Dulu dia kecilnya bandel banget, nggak bisa diam, selalu aktif, selalu bertanya ‘Kok bisa gitu?’, ‘Kenapa? Kok kayak gitu, kenapa?’ Itu pasti selalu ditanyakan ke setiap orang,” kenangnya sambil tersenyum.

Bagi Calvin maupun Yehezkiel, Adhi Makayasa bukan sekadar simbol prestasi, melainkan hasil dari doa orang tua, kedisiplinan, kerja keras, kebersamaan dengan rekan seperjuangan, serta keteguhan menghadapi berbagai tantangan selama masa pendidikan. Dengan pangkat yang kini tersemat di pundak, keduanya siap memulai perjalanan pengabdian demi menjaga amanah rakyat serta memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

(MC101 – BPMI Setpres)

Ringkasan Berita:

  • Calvin Tidar Sakti dan Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman menjadi penerima Adhi Makayasa 2026 dari Akademi Militer dan Akademi Angkatan Udara.
  • Pelantikan di Jakarta pada Rabu (22/07/2026) menjadi awal perjalanan pengabdian para perwira muda kepada bangsa dan negara.
  • Calvin menegaskan pesan Presiden bahwa pangkat merupakan amanah dan tanggung jawab rakyat, bukan sekadar kehormatan.
  • Yehezkiel mengaku bangga dapat dilantik langsung oleh Presiden di Istana Negara, sementara keluarganya turut merasakan haru dan kebanggaan.
  • Doa orang tua, kerja keras, kedisiplinan, dan kebersamaan menjadi fondasi keberhasilan kedua peraih Adhi Makayasa dalam meraih prestasi terbaik selama pendidikan.
Tag:

Media Sosial

Jelajahi Militer

Hot Topic