Beranda / Teknologi / Bank Sentral EMEAP Perkuat Tata Kelola AI untuk Dukung Stabilitas Sistem Keuangan

Bank Sentral EMEAP Perkuat Tata Kelola AI untuk Dukung Stabilitas Sistem Keuangan

JAKARTA, Cakra101.comPara Gubernur Bank Sentral kawasan Asia Pasifik yang tergabung dalam Executive Meeting of East Asia-Pacific Central Banks (EMEAP) sepakat memperkuat tata kelola adopsi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di bank sentral. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rangkaian 31st EMEAP Governors’ Meeting yang berlangsung di Singapura, 23–24 Juli 2026.

Forum tersebut membahas peluang pemanfaatan AI untuk meningkatkan kinerja bank sentral, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi risiko terhadap perekonomian dan stabilitas sistem keuangan.

Para Gubernur menegaskan pentingnya kesiapan bank sentral dalam merespons dinamika global melalui bauran kebijakan yang adaptif serta memastikan penerapan AI dilakukan secara bertanggung jawab melalui penguatan tata kelola, pengawasan, dan mitigasi risiko.

Pertemuan tersebut dihadiri para Gubernur Bank Sentral Australia, Hong Kong SAR, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, dan Thailand, serta Deputi Gubernur Bank Sentral Tiongkok dan Hong Kong SAR.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi pelaksanaan tugas bank sentral maupun sektor keuangan dalam jangka menengah dan panjang.

Menurut Perry, implementasi AI di Bank Indonesia dilakukan secara bertahap melalui penguatan kualitas data dan metadata, tata kelola, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta pengembangan berbagai inovasi, dengan tetap menjaga kedaulatan data dan infrastruktur strategis.

“Keberhasilan adopsi AI tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sinergi antara manusia, proses, dan tata kelola yang baik,” ujar Perry.

Forum juga menyoroti bahwa adopsi AI di bank sentral dan sektor keuangan harus diimbangi dengan penguatan tata kelola serta kerangka pengawasan guna mengantisipasi meningkatnya risiko akibat ketergantungan pada penyedia teknologi AI dan komputasi awan (cloud), termasuk keterkaitan risiko antar lembaga keuangan dan lintas negara.

Selain itu, para Gubernur Bank Sentral EMEAP sepakat memperkuat kolaborasi regional melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam pengembangan tata kelola AI, peningkatan ketahanan siber, serta penanganan penipuan digital (digital fraud and scams) yang semakin bersifat lintas negara.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan EMEAP ke-32 pada tahun 2027 akan dipimpin oleh Bank Indonesia.

(MC101 – DKom BI)

Ringkasan Berita:

  • Bank Sentral anggota EMEAP sepakat memperkuat tata kelola adopsi artificial intelligence (AI) dalam 31st EMEAP Governors’ Meeting di Singapura.
  • Forum membahas pemanfaatan AI untuk meningkatkan kinerja bank sentral sekaligus mengantisipasi risiko terhadap stabilitas sistem keuangan.
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan keberhasilan adopsi AI bergantung pada sinergi teknologi, manusia, proses, dan tata kelola.
  • EMEAP akan memperkuat kolaborasi regional dalam tata kelola AI, ketahanan siber, dan penanganan digital fraud and scams.
  • Bank Indonesia akan menjadi tuan rumah sekaligus memimpin pertemuan EMEAP ke-32 pada tahun 2027.

Tag:

Media Sosial

Jelajahi Militer

Hot Topic