KALIMANTAN BARAT, Cakra101.com — TNI Angkatan Udara terus melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi terhadap helikopter sipil PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).
Helikopter tersebut sebelumnya terbang dari Sintang, Kalimantan Barat menuju Kubu Raya, Kalimantan Barat dengan membawa dua kru dan enam penumpang. Kontak terakhir terjadi pada pagi hari sebelum akhirnya dinyatakan hilang komunikasi.
Dalam operasi ini, TNI AU mengerahkan helikopter NAS-332 Super Puma bersama prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) serta Basarnas untuk melaksanakan pencarian dari udara. Tim gabungan berhasil menemukan lokasi helikopter di area perbukitan.
Pada misi lanjutan, TNI AU berhasil mengevakuasi 8 korban meninggal dunia dari lokasi kejadian. Seluruh korban telah tiba di Lanud Supadio, Kalimantan Barat untuk penanganan lebih lanjut dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.
Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara TNI AU, Basarnas, dan instansi terkait lainnya dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa TNI AU akan terus mendukung penuh proses pencarian dan evakuasi.
“Kami mengerahkan kemampuan terbaik yang dimiliki TNI AU, baik unsur udara maupun personel di lapangan, untuk membantu proses evakuasi. Keselamatan tim menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
(MC101 – Dispenau)