JAKARTA, Cakra101.com — TNI Angkatan Laut resmi melepas keberangkatan 67 personel dan Keluarga Besar Tentara (KBT) yang tergabung dalam Jamaah Haji Tim Pelaksana Urusan Haji (Timlak Urhaj) Tahun 1447 H/2026 M di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (06/05/2026), sebagai bagian dari pembinaan mental, spiritual, dan rohani personel.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi wujud nyata perhatian TNI AL dalam mendukung pembinaan keimanan, moralitas, serta keseimbangan spiritual bagi personel dan keluarga besar institusi.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan kesiapan panitia, prosesi simbolis pelepasan jamaah, hingga doa bersama untuk keselamatan seluruh peserta agar dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Prosesi pelepasan dipimpin Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono mewakili KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, serta dihadiri Pejabat Utama Mabesal, pejabat Kotama wilayah Jakarta, pejabat Disbintalal, dan keluarga calon jamaah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan moril dari pimpinan TNI AL, tetapi juga mempertegas pentingnya pembinaan mental spiritual sebagai bagian integral dalam pembentukan prajurit yang profesional, disiplin, dan berkarakter.
Sebelum keberangkatan, seluruh jamaah telah mengikuti bimbingan manasik haji sebanyak tujuh kali selama dua bulan terakhir, mencakup teori dan praktik, guna memastikan kesiapan ilmu, pemahaman, serta kemandirian selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Sesuai jadwal, jamaah Timlak Urhaj TNI AL akan memasuki Asrama Haji Pondok Gede pada 14 Mei 2026, sebelum diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz pada 15 Mei 2026 dalam Gelombang II Kloter 28 JKG, dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 24 Juni 2026.
Dalam amanat KASAL yang dibacakan Irjenal, ditegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji bukan sekadar anugerah pribadi, melainkan amanah kehormatan yang juga membawa nama baik institusi TNI AL dan bangsa Indonesia.
KASAL berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga disiplin, menaati aturan pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi, mengikuti arahan petugas kesehatan dan pembimbing ibadah, serta tetap menjaga keamanan dan kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Pelepasan Jamaah Haji Timlak Urhaj TNI AL 2026 ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam membangun personel yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki fondasi spiritual kuat dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
(MC101 – Dispenal)