MAYBRAT, Cakra101.com – Kehadiran prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut di wilayah perbatasan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan oleh prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir yang melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga di Kampung Fuog, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Senin (08/06/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat binaan, para prajurit membantu memperbaiki jembatan yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca dan usia. Jembatan tersebut merupakan sarana vital yang digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju kebun, sekolah, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan membawa berbagai peralatan yang dibutuhkan, prajurit Marinir bersama masyarakat bekerja bahu-membahu memperbaiki bagian jembatan yang rusak. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memulihkan fungsi akses transportasi warga, sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di wilayah perbatasan.
Selain memperbaiki sarana umum, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat Papua, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir, Letkol Marinir Laili Nugroho, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa setiap prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran prajurit Marinir di wilayah penugasan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Melalui kebersamaan dan gotong royong, kami berharap dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan baik dengan masyarakat Papua,” ujarnya.
Masyarakat Kampung Fuog, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya menyambut positif dan mengapresiasi keterlibatan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir dalam membantu memperbaiki jembatan yang menjadi akses penting bagi warga.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi penguat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Papua.
(MC101 – Dispen Kormar)