JAKARTA, Cakra101.com — Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan materi terkait pendapatan negara dengan menekankan pentingnya pemahaman perpajakan dari sudut pandang ekonomi dalam sesi perkuliahan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Jakarta, pada Rabu (15/04/2026).
Dalam paparannya, Wamenkeu Suahasil menjelaskan bahwa perpajakan harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dalam kaitannya dengan dinamika perekonomian nasional dan global.
“Pendapatan negara itu apa, perpajakan di Indonesia itu seperti apa, lalu kemudian ada yang namanya belanja perpajakan, pajak dan perekonomian, bagaimana hubungan pajak dengan perekonomian, dan perdebatan tentang pajak global, sesuatu yang fascinating sebenarnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami rasionalitas ekonomi di balik kebijakan pajak, bukan sekadar aspek pencatatan seperti yang umum diajarkan dalam akuntansi.
“Dilihat dari sisi ekonomi, bukan dilihat dari sisi administrasi. Sebagian bahkan ini Anda akan temui kalau Anda ambil kuliah perpajakan di akuntansi. Tetapi kalau di akuntansi diajarinnya soal pencatatannya, soal aktivitasnya, kalau di sini kita belajar mengenai logika ekonominya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Wamenkeu menegaskan bahwa perpajakan memiliki peran strategis dalam kebijakan fiskal negara, terutama sebagai instrumen untuk mengatur alokasi, stabilisasi, dan distribusi ekonomi.
“Perpajakan adalah kebijakan fiskal, dia adalah alat untuk alokasi, stabilisasi dan distribusi,” jelasnya.
Melalui pemaparan tersebut, diharapkan generasi muda dapat memahami bahwa pajak bukan sekadar sumber penerimaan negara, tetapi juga instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas, serta mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
(MC101 – Biro KLI Kemenkeu)