Beranda / Kementerian / Kemlu / Indonesia dan Tajikistan Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis serta Kerja Sama Antar Kawasan

Indonesia dan Tajikistan Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis serta Kerja Sama Antar Kawasan

DUSHANBE, Cakra101.comIndonesia dan Tajikistan sepakat memperkuat kemitraan bilateral serta memperluas kerja sama di berbagai sektor prioritas guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan konsultasi bilateral Indonesia-Tajikistan yang berlangsung di Dushanbe, Tajikistan, 27 Mei 2026.

Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Deputi Menteri Luar Negeri Tajikistan Y.M. Idibek Kalandar. Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif dengan fokus pada upaya memperkuat hubungan bilateral yang lebih konkret dan berdampak.

Salah satu hasil penting pertemuan tersebut adalah rencana penyusunan roadmap kerja sama bilateral sebagai panduan penguatan hubungan jangka panjang yang lebih terarah, inklusif, dan berorientasi pada hasil nyata.

Selain membahas hubungan bilateral, Indonesia juga mendorong penguatan kerja sama antara ASEAN dan kawasan Asia Tengah. Dalam konteks tersebut, Indonesia menyambut baik peluang peningkatan interaksi dan kolaborasi Tajikistan dengan ASEAN.

Indonesia juga mendorong Tajikistan untuk bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation (TAC) serta mempertimbangkan pembukaan Kedutaan Besar dan Perwakilan Tetap untuk ASEAN di Jakarta.

“Indonesia memandang Tajikistan sebagai mitra penting dalam memperkuat konektivitas dan kerja sama lintas kawasan antara ASEAN dan Asia Tengah, seiring meningkatnya dinamika geopolitik dan kebutuhan akan kolaborasi global yang lebih inklusif,” ujar Wamenlu Arrmanatha Nasir.

Kedua negara turut membahas berbagai peluang kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, industri hilirisasi, serta transformasi digital yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Di sektor sosial dan budaya, Indonesia dan Tajikistan juga sepakat memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui peningkatan kerja sama pendidikan, pertukaran budaya, serta pengembangan sektor pariwisata.

Sebagai hasil konkret pertemuan, kedua Wakil Menteri Luar Negeri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pembentukan Komite Konsultasi Bilateral yang menjadi tonggak baru dalam hubungan Indonesia-Tajikistan.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan kuat bagi peningkatan konsultasi, koordinasi, dan implementasi berbagai program kerja sama di masa mendatang.

Selain isu bilateral, kedua negara juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi geopolitik global dan kawasan, serta menegaskan komitmen untuk saling mendukung dalam berbagai forum internasional.

Usai pertemuan, delegasi Indonesia melanjutkan kunjungan ke kawasan ekonomi bebas Dangara yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Dushanbe guna menjajaki peluang kerja sama perdagangan dan investasi di Tajikistan.

Rangkaian kunjungan ini kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara Asia Tengah sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai jembatan kerja sama antar kawasan yang inklusif, produktif, dan berorientasi masa depan.

(MC101 – Kementerian Luar Negeri)

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic