Beranda / Pertahanan/Keamanan / TNI / TNI AU / Latihan Reksa Siaga 2026 Uji Kesiapan Kodau I Pulihkan Bandara Terdampak Bencana dan Dukung Operasi Udara

Latihan Reksa Siaga 2026 Uji Kesiapan Kodau I Pulihkan Bandara Terdampak Bencana dan Dukung Operasi Udara

JAKARTA, Cakra101.comKesiapan satuan dalam menghadapi situasi darurat menjadi faktor penting untuk menjamin keberlangsungan operasi udara sekaligus mendukung penanganan bencana secara cepat dan efektif. Untuk itu, TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksa Siaga” TA 2026 sebagai upaya menguji kesiapan operasional satuan dalam menghadapi berbagai kondisi kontinjensi.

Latihan tersebut dibuka oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., dari Ruang Rapat Suryadarma Makodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8/6/2026).

Dalam sambutannya, Pangkoopsudnas menegaskan bahwa Latihan Kesiagaan II Kodau I merupakan bagian dari pembinaan kesiapsiagaan yang bertujuan menguji kemampuan operasional jajaran Kodau I dalam mendukung pelaksanaan operasi udara. Sebagai Komando Pelaksana Operasi Koopsudnas, Kodau I dituntut memiliki kesiapan operasional yang tinggi, adaptif, dan responsif terhadap berbagai kemungkinan situasi darurat.

Latihan mengusung tema “Kodau I beserta Satuan Jajarannya Melaksanakan Latihan Penyiapan Kembali Bandara/Lanud yang Rusak Akibat Bencana Alam Sebagai Pangkalan Aju Operasi Udara di Wilayah Kodau I dalam rangka Mendukung Tugas Pokok TNI.”

Pelaksanaan latihan dipusatkan di Lanud Sukani dan Bandara Kertajati, Majalengka dengan fokus pada pengujian kemampuan pemulihan serta penyiapan kembali bandara maupun pangkalan udara yang mengalami kerusakan akibat bencana alam ataupun kondisi darurat lainnya agar dapat segera difungsikan kembali.

Berbagai materi latihan yang dilaksanakan meliputi pengamatan dan pengintaian udara, penggelaran dukungan operasi pangkalan, penerjunan logistik, evakuasi medis udara, hingga distribusi bantuan kemanusiaan menggunakan pesawat maupun helikopter.

Kegiatan ini melibatkan ratusan personel serta puluhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dari berbagai satuan TNI AU, di antaranya Skadron Udara 8, Skadron Udara 31, Skadron Udara 5, Skadron Udara 7, Skadron Udara 51, Skadron Udara 2, Skadron Udara 6, serta puluhan prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

Melalui Latihan Reksa Siaga 2026, TNI Angkatan Udara berupaya memastikan seluruh satuan memiliki kemampuan yang teruji dalam memulihkan fasilitas penerbangan yang terdampak bencana, sehingga dapat kembali beroperasi untuk mendukung misi pertahanan negara maupun penanganan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan efektif.

(MC101 – Dispenau)

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat) mengetuk palu saat membuka Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksa Siaga” Tahun Anggaran 2026 secara resmi dari Ruang Rapat Suryadarma Makodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Latihan berskala besar ini diselenggarakan untuk menguji kesiapan operasional serta respons cepat jajaran Kodau I dalam memulihkan dan menyiapkan kembali pangkalan udara atau bandara yang rusak akibat bencana alam agar dapat segera difungsikan sebagai pangkalan aju operasi udara. Agenda strategis yang dipusatkan di Lanud Sukani dan Bandara Kertajati Majalengka ini melibatkan ratusan personel gabungan serta puluhan alpalhankam dari berbagai Skadron Udara dan Korpasgat guna mendukung pelaksanaan operasi darurat serta distribusi bantuan kemanusiaan secara efektif.
Foto: Dok Dispenau
Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic