YOGYAKARTA, Cakra101.com — Akademi Angkatan Udara (AAU) menerima kunjungan delegasi Australia dalam program Air Power Study Tour di Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Kamis, 30 April 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama berkelanjutan antara TNI Angkatan Udara dan Royal Australian Air Force dalam pertukaran pengetahuan, penguatan wawasan strategis, serta pengembangan pemahaman di bidang kedirgantaraan modern.
Delegasi Australia disambut oleh Direktur Pendidikan (Dirdik) AAU Kolonel Pnb Sonny Irawan, S.E., M.M., mewakili Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M.
Dalam sambutan Gubernur AAU yang dibacakan Dirdik AAU, disampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Australia, khususnya Lieutenant Colonel Newberry dan Lieutenant Colonel Chew yang hadir sebagai pemateri untuk berbagi pengalaman serta perspektif strategis terkait perkembangan kekuatan udara modern.
Menurut Gubernur AAU, kehadiran kedua perwira tersebut membuka ruang pembelajaran penting bagi para taruna dalam memahami dinamika operasi udara masa kini yang semakin dipengaruhi oleh domain ruang angkasa dan siber.
Materi utama dalam program Air Power Study Tour mengangkat tema “Multi Domain Operations: The Cyber and Space Factors”, yang menyoroti perubahan besar dalam lanskap peperangan modern.
“Space dan cyber saat ini bukan lagi sekadar elemen pendukung, melainkan telah menjadi domain manuver yang menentukan dalam membentuk hasil operasi militer modern,” ujar Lieutenant Colonel Newberry.
Melalui forum strategis ini, para taruna AAU memperoleh wawasan lebih luas mengenai operasi multi domain, termasuk integrasi kekuatan udara, ruang angkasa, dan siber dalam menghadapi tantangan pertahanan masa depan.
Kegiatan ini sekaligus memperkaya kemampuan analisis, memperluas perspektif global, serta memperkuat kesiapan generasi penerus TNI AU dalam menghadapi evolusi peperangan modern yang semakin kompleks.
Dengan terselenggaranya Air Power Study Tour Program, AAU kembali menegaskan komitmennya dalam membangun taruna unggul, adaptif, dan berwawasan internasional melalui kolaborasi pendidikan strategis dengan mitra pertahanan global.
(MC101 – Dispenau)