SIDOARJO, Cakra101.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI), Letjen TNI Tri Budi Utomo, melaksanakan peninjauan pelaksanaan Program Pembekalan Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun 2026 di Satuan Pendidikan Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Kodiklatal, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (2/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan penyelenggaraan program berjalan sesuai standar dengan mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, serta kualitas pembinaan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Sekjen Kemhan menerima paparan dari Komandan Satuan Pendidikan mengenai perkembangan pelaksanaan program, mulai dari kondisi kesehatan peserta, kesiapan tenaga kesehatan, dukungan logistik, hingga berbagai langkah mitigasi yang telah diterapkan selama proses pembekalan berlangsung.
Sekjen Kemhan memberikan arahan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh semangat, disiplin, dan senantiasa menjaga kondisi kesehatan.
“Program Pembekalan Bela Negara SPPI tidak hanya bertujuan membangun ketahanan fisik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, semangat kebersamaan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai penggerak pembangunan Indonesia.”
Usai memberikan arahan, Sekjen Kemhan meninjau secara langsung berbagai fasilitas pendukung pendidikan, meliputi barak peserta, ruang kelas, dapur umum, pos kesehatan, serta fasilitas sanitasi. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh sarana dan prasarana memenuhi standar kelayakan serta mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman.
Sekjen Kemhan juga berdialog dengan peserta maupun tenaga pelatih untuk menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan program. Pada kesempatan itu, Sekjen kembali menekankan pentingnya penguatan pengawasan kesehatan, penerapan buddy system, pemenuhan kebutuhan hidrasi, pengaturan waktu istirahat, serta penyesuaian intensitas kegiatan fisik sesuai kondisi peserta.
Melalui peninjauan tersebut, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa Kementerian Pertahanan akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan Program Pembekalan Bela Negara SPPI Tahun 2026 agar terlaksana secara profesional, humanis, adaptif, dan mengutamakan keselamatan peserta, sehingga tujuan pembentukan karakter bela negara serta penyiapan sumber daya manusia unggul bagi pembangunan nasional dapat tercapai secara optimal.
Turut mendampingi Sekjen Kemhan dalam kegiatan tersebut, Inspektur III Itjen Kemhan Brigjen TNI Budi Haryono, Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian, Karoum Setjen Kemhan Marsma TNI Toni Setiawan, Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, serta Auditor Madya Itjen Kemhan Kolonel Laut (S) Marwoto.
(MC101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)
Ringkasan Berita:
- Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo meninjau Program Pembekalan Bela Negara SPPI Tahun 2026 di Puslatdiksarmil Kodiklatal, Sidoarjo, Jawa Timur.
- Peninjauan difokuskan pada keselamatan, kesehatan, kualitas pembinaan peserta, serta kesiapan logistik dan tenaga kesehatan.
- Sekjen menegaskan bahwa Program SPPI bertujuan membentuk karakter, integritas, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat bela negara.
- Sekjen juga meninjau fasilitas pendidikan serta menekankan penerapan buddy system, pemenuhan hidrasi, pengaturan waktu istirahat, dan pengawasan kesehatan peserta.
- Kementerian Pertahanan berkomitmen terus menyempurnakan penyelenggaraan Program SPPI agar berlangsung profesional, humanis, adaptif, dan mengutamakan keselamatan peserta.