Beranda / Nasional / Investor Global Waste-to-Energy Bersaing Bangun PSEL Indonesia, Mitra Tahap Kedua Resmi Ditetapkan

Investor Global Waste-to-Energy Bersaing Bangun PSEL Indonesia, Mitra Tahap Kedua Resmi Ditetapkan

JAKARTA, Cakra101.com – PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) telah menetapkan Mitra Terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Tahap Kedua, Senin (13/7/2026). Seleksi tersebut mencakup 8 lokasi pengembangan di 20 kabupaten/kota.

Penetapan Mitra Terpilih pada setiap lokasi masih bersifat bersyarat (conditional) dan tunduk pada pemenuhan seluruh persyaratan pengadaan yang berlaku.

Pemilihan mitra PSEL Tahap Kedua menunjukkan tingginya daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi infrastruktur lingkungan. Sejumlah perusahaan yang selama puluhan tahun menjadi pemimpin industri pengelolaan limbah dan Waste-to-Energy dunia turut berpartisipasi dalam proses seleksi, mencerminkan besarnya kepercayaan terhadap prospek pengembangan PSEL di Indonesia.

Dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi (DPT), tercatat terdapat 68 aplikasi untuk 8 lokasi proyek. Berdasarkan hasil evaluasi, setiap lokasi telah memiliki Mitra Terpilih dan Mitra Cadangan. Mitra Terpilih akan menerima Conditional Letter of Award (CLoA), yakni penetapan bersyarat sebagai mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL.

Mitra Terpilih baru akan ditetapkan secara penuh setelah seluruh persyaratan dalam CLoA dipenuhi, sedangkan Mitra Cadangan disiapkan sebagai mekanisme alternatif apabila Mitra Terpilih tidak dapat memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir, mengatakan:

“Keterlibatan perusahaan-perusahaan Waste-to-Energy terkemuka dunia menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia.”

Di tengah persaingan perusahaan-perusahaan global tersebut, pelaku usaha nasional menunjukkan peran yang semakin kuat. Empat dari delapan Mitra Terpilih merupakan konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan Indonesia, sementara dua konsorsium dipimpin oleh perusahaan asal Perancis dan dua konsorsium lainnya dipimpin perusahaan asal Tiongkok. Indonesia menjadi consortium lead terbanyak dalam hasil seleksi tahap ini.

Seluruh konsorsium tersebut menggandeng mitra teknologi internasional untuk mempercepat implementasi proyek sekaligus mendorong transfer teknologi dan penguatan industri nasional.

Proses Seleksi Berlangsung Ketat dan Transparan

Director Investment DIM sekaligus Chief Executive Officer Denera, Fadli Rahman, menegaskan:

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, serta mengacu pada praktik terbaik internasional.”

Menurutnya, penilaian mencakup aspek kredensial pada proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi dan komersial, aspek strategis dan pengelolaan risiko, hingga komitmen jangka panjang dan pengalaman eksekusi di Indonesia.

“Untuk memastikan independensi dan kualitas proses, kami menunjuk penasihat teknis, hukum, dan komersial independen yang mendampingi keseluruhan tahapan evaluasi.”

Setelah penerbitan CLoA, masing-masing Mitra Terpilih wajib memenuhi persyaratan menuju Final Letter of Award, termasuk penyusunan Feasibility Study yang dapat diterima kedua belah pihak, finalisasi struktur proyek, pembentukan Joint Venture Company, penyelesaian dokumen komersial, serta perolehan persetujuan pembiayaan.

Tentang PSEL Tahap Kedua

Seleksi mitra PSEL Tahap Kedua merupakan bagian dari program nasional pengembangan PSEL yang dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, pembangunan proyek Tahap Pertama telah dimulai melalui Peresmian Pembangunan PSEL Denpasar Bali pada 8 Juli 2026, setelah melalui proses seleksi mitra bersama proyek Kota Bekasi dan Bogor Raya.

Sementara itu, pembangunan proyek PSEL Kota Bekasi dan Bogor Raya akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Seluruh proyek yang memasuki tahap implementasi selanjutnya akan dikembangkan dan dijalankan oleh Denera sebagai platform pengembangan PSEL dan pengelolaan sampah terintegrasi di bawah DIM bersama mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL yang telah ditetapkan sesuai tahapan pengadaan yang berlaku.

Program ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyelesaian krisis penanganan sampah, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja hijau, pengurangan emisi gas rumah kaca, serta penguatan ekosistem industri pengelolaan sampah nasional.

(MC101 – Stakeholders Management & Communications BPI Danantara)

Ringkasan Berita:

  • PT Danantara Investment Management dan Denera menetapkan Mitra Terpilih PSEL Tahap Kedua untuk 8 lokasi di 20 kabupaten/kota.
  • Sebanyak 68 aplikasi dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi mengikuti proses seleksi proyek PSEL.
  • Empat dari delapan Mitra Terpilih merupakan konsorsium yang dipimpin perusahaan Indonesia.
  • Proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan mengacu pada praktik terbaik internasional.
  • Program PSEL diharapkan mampu mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan investasi, lapangan kerja hijau, dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Tag:

Media Sosial

Jelajahi Militer

Hot Topic