JAKARTA, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara terus memperkuat kompetensi personel radar guna mendukung kesiapan sistem pertahanan udara dalam menghadapi perkembangan teknologi militer yang semakin kompleks.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Modernisasi dan Perkembangan Teknologi Radar Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Skadik 504, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Asisten Komunikasi dan Elektronika (Waaskomlek) KASAU Marsma TNI Gatot Sutomo, S.T., mewakili Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) KASAU Marsda TNI Deni Hasoloan S.
Dalam sambutannya yang dibacakan Waaskomlek KASAU, Askomlek KASAU menyampaikan bahwa perkembangan teknologi militer, seperti stealth aircraft, rudal hipersonik, hingga kemampuan electronic warfare, telah mengubah karakter ancaman di ruang udara sehingga menuntut sistem pertahanan udara yang adaptif dan andal.
“Modernisasi sistem radar tidak hanya berfokus pada pembaruan alutsista, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikan, memelihara, dan mengembangkannya,” ujar Askomlek KASAU.
Menurutnya, modernisasi sistem radar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan pertahanan udara nasional di tengah perkembangan ancaman yang semakin dinamis.
Melalui workshop tersebut, Askomlek KASAU berharap personel radar TNI Angkatan Udara semakin memahami perkembangan teknologi radar terkini dan mampu mengoptimalkan penerapannya dalam pelaksanaan tugas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI AU untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas personel dalam mendukung sistem pertahanan udara yang modern, responsif, dan berdaya tangkal tinggi.
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- TNI AU menggelar Workshop Modernisasi dan Perkembangan Teknologi Radar Tahun Anggaran 2026 di Skadik 504, Jakarta Timur.
- Workshop dibuka oleh Waaskomlek KASAU Marsma TNI Gatot Sutomo mewakili Askomlek KASAU Marsda TNI Deni Hasoloan S.
- Perkembangan teknologi seperti stealth aircraft, rudal hipersonik, dan electronic warfare mengubah karakter ancaman di ruang udara.
- Modernisasi radar harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikan dan memelihara sistem tersebut.
- TNI AU terus memperkuat kompetensi personel radar guna mendukung kesiapan pertahanan udara yang adaptif dan andal.