Beranda / Pertahanan/Keamanan / TNI / TNI AL / KASAL Buka Rakor Renaku-I 2026, TNI AL Sinkronkan Program Kerja 2027 Dukung Indonesia Emas 2045

KASAL Buka Rakor Renaku-I 2026, TNI AL Sinkronkan Program Kerja 2027 Dukung Indonesia Emas 2045

JAKARTA, Cakra101.com – Dalam rangka menyelaraskan program kerja dan memastikan kesiapan operasional yang optimal guna mendukung pencapaian prioritas nasional serta visi Indonesia Emas 2045, Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali membuka Rapat Koordinasi Perencanaan dan Anggaran (Rakor Renaku) I Tahun 2026 di Selasar Bawah Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/07/2026).

Forum strategis ini diselenggarakan untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) TNI AL Tahun Anggaran 2027, yang sekaligus menandai tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta implementasi program Astacita Pemerintah.

Pembangunan kekuatan TNI AL ke depan diarahkan pada program pembangunan postur pertahanan dan keamanan laut serta Hidro-Oseanografi. Langkah tersebut difokuskan pada pelaksanaan tugas pokok TNI, modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan non-Alutsista, pembangunan sarana dan prasarana pertahanan, serta peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.

Upaya tersebut dinilai sangat penting mengingat rencana kerja pemerintah pada tahun 2027 menitikberatkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, dan industrialisasi nasional, yang memerlukan jaminan stabilitas dan keamanan maritim yang kuat.

Dalam amanatnya, KASAL menegaskan bahwa forum Renaku-I merupakan media sinkronisasi yang sangat penting untuk menghasilkan perencanaan yang terukur, akuntabel, efektif, efisien, dan berbasis kinerja guna mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

“Forum Renaku-I merupakan media sinkronisasi yang sangat penting untuk menghasilkan perencanaan yang terukur, akuntabel, efektif, efisien, dan berbasis kinerja guna mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.”

Lebih lanjut, KASAL menekankan agar seluruh perencanaan dilakukan secara objektif dan berbasis data dengan mengutamakan kebutuhan operasional, evaluasi kinerja, analisis risiko, serta perkembangan lingkungan strategis global maupun regional.

“Seluruh jajaran harus berinovasi di tengah keterbatasan sumber daya dengan berpikir kreatif, adaptif, dan out of the box agar setiap program tetap memberikan nilai strategis bagi kesiapan operasi di tengah efisiensi anggaran.”

Selain itu, KASAL juga menekankan pentingnya memprioritaskan kesejahteraan dan kebutuhan personel, menyiapkan regenerasi personel melalui pendidikan dan pelatihan, memperkuat fasilitas pendukung pangkalan agar alutsista baru dapat dioperasikan secara optimal, serta membuka diri terhadap perubahan regulasi dan mekanisme baru di bidang perencanaan, pengelolaan anggaran, operasi, hingga pemeliharaan dan perawatan (harwat).

TNI AL juga terus mendorong penerapan konsep smart office guna meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan kecepatan pengambilan keputusan di lingkungan kerja, serta memperkuat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sebagai wujud dukungan terhadap kemandirian pertahanan nasional.

Melalui koordinasi yang ketat dan sinkronisasi yang optimal dalam Rakor Renaku-I ini, TNI AL optimistis dapat merumuskan program kerja Tahun 2027 yang realistis, partisipatif, berkelanjutan, dan sejalan dengan arah kebijakan strategis nasional demi menjaga kedaulatan laut yurisdiksi Indonesia.

(MC101 – Dispenal)

Ringkasan Berita:

  • KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali membuka Rakor Renaku-I Tahun 2026 di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.
  • Forum ini menyusun RKA TNI AL Tahun Anggaran 2027 dan mendukung RPJMN 2025–2029 serta program Astacita Pemerintah.
  • TNI AL memfokuskan pembangunan pada postur pertahanan, keamanan laut, modernisasi Alutsista, dan kesejahteraan prajurit.
  • KASAL menekankan pentingnya perencanaan yang terukur, akuntabel, dan berbasis kinerja menuju Indonesia Emas 2045.
  • TNI AL mendorong inovasi, penerapan smart office, dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat kemandirian pertahanan nasional.

Tag:

Media Sosial

Jelajahi Militer

Hot Topic