NUNUKAN, Cakra101.com – TNI Angkatan Laut melalui Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II bergerak cepat melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan asal Tanjung Aru, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang dilaporkan hilang saat melaut.
Operasi SAR dilaksanakan setelah Himpunan Nelayan Sebatik pada pukul 12.19 WITA melaporkan bahwa seorang nelayan bernama Asis belum kembali sejak berangkat melaut pada pukul 04.00 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Posal Sei Pancang, Tim Kopaska Satgas Pamtas Laut RI-Malaysia Guspurla Koarmada II, dan Satpolairud Polres Nunukan segera melaksanakan pencarian secara terpadu.
Pada pukul 16.30 WITA, Tim SAR gabungan berhasil mendeteksi sebuah perahu nelayan dengan ciri-ciri yang sesuai di wilayah perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di perairan Tawau, Malaysia.
Tim kemudian bergerak menggunakan sarana apung Posal Sei Pancang menuju lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi menuju Dermaga Masyarakat Sei Nyamuk untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Keberhasilan operasi SAR tersebut kembali menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI AL di laut merupakan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan.
“Prajurit TNI AL akan selalu hadir di garis terdepan, tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tetapi juga memberikan pertolongan kemanusiaan demi keselamatan masyarakat maritim Indonesia.”
Pelaksanaan operasi ini juga sejalan dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan kesiapsiagaan prajurit TNI AL untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat maritim.
(MC101 – Dispenal)
Ringkasan Berita:
- TNI AL melalui Guspurla Koarmada II melaksanakan operasi SAR terhadap nelayan hilang asal Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
- Laporan diterima pada pukul 12.19 WITA setelah korban tidak kembali sejak melaut pada pukul 04.00 WITA.
- Tim SAR gabungan menemukan perahu korban di wilayah perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di Tawau, Malaysia.
- Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke Dermaga Masyarakat Sei Nyamuk untuk diserahkan kepada keluarga.
- Operasi ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan menjaga keselamatan masyarakat maritim Indonesia.