Beranda / Pertahanan/Keamanan / TNI / Menhan Sjafrie Pimpin Pemakaman Militer Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata

Menhan Sjafrie Pimpin Pemakaman Militer Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara pemakaman militer almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di TMP Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Prosesi pemakaman militer berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan negara atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Semasa hidupnya, almarhum juga menerima tanda kehormatan tertinggi Bintang Mahaputera Adipradana yang dianugerahkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2020.

Selain dikenal sebagai tokoh militer, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019, sebagai bagian dari perjalanan panjang pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Dalam amanat Apel Persada di TMP Nasional Utama Kalibata, Menhan Sjafrie menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan dedikasi almarhum kepada Tanah Air.

“Atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa. Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwah mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar,” ujar Menhan Sjafrie.

Upacara kemudian ditutup dengan prosesi penurunan jenazah ke liang lahat dan doa bersama, dilanjutkan tabur bunga oleh keluarga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Dalam keterangan pers usai upacara, Menhan Sjafrie mengenang almarhum sebagai prajurit teladan yang dedikasi dan pengabdiannya kepada negara tidak pernah berubah. Menurutnya, almarhum layak menjadi contoh bagi seluruh prajurit TNI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian.

Menhan juga mengenang salah satu pesan almarhum yang sangat membekas, yakni bahwa dalam setiap keberhasilan tugas, prajuritlah yang patut memperoleh apresiasi, sedangkan apabila terjadi kegagalan, maka komandan harus bertanggung jawab. Nilai kepemimpinan tersebut menjadi warisan penting bagi generasi penerus TNI.

Prosesi pemakaman turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional, pejabat tinggi Kementerian Pertahanan, TNI, Polri, serta keluarga dan kerabat almarhum.

(MC101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)\

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic