JOMBANG, Cakra101.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming memperkenalkan program Kampung Haji saat menghadiri Haul ke-55 Al Maghfurlah K.H. Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/05/2026). Program tersebut menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji Indonesia melalui sistem yang lebih terintegrasi, efisien, dan terjangkau.
Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa program Kampung Haji merupakan bagian dari penguatan pelayanan publik sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkokoh kehidupan beragama, meningkatkan kualitas layanan masyarakat, dan menghadirkan kemudahan nyata bagi jamaah haji Indonesia.
Sebelumnya, pemerintah telah menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan seperti layanan fast track imigrasi di beberapa daerah, termasuk Surabaya, yang terbukti mempercepat proses administrasi dan pemeriksaan keimigrasian jamaah. Melanjutkan langkah tersebut, pemerintah kini menyiapkan pembangunan kawasan terpadu Kampung Haji di atas lahan seluas 45 hektare yang dirancang tidak hanya sebagai tempat penginapan, tetapi juga pusat layanan penunjang ibadah haji yang lebih komprehensif.
Menurut Wapres, pembangunan kawasan ini diharapkan mampu memperlancar proses pelayanan, mempermudah jamaah, serta menekan biaya haji melalui pengelolaan fasilitas yang lebih terintegrasi dan efisien. Program tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang lebih modern tanpa mengurangi substansi spiritual perjalanan haji itu sendiri.
Selain mensosialisasikan Kampung Haji, Wapres juga menitipkan pesan kepada para kiai, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda untuk terus mengawal berbagai program prioritas nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), CKG, koperasi desa, kampung nelayan, hingga berbagai program pembangunan strategis lainnya agar berjalan optimal di daerah.
Wapres menekankan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan sosial dalam membentuk generasi religius, berkarakter, serta adaptif terhadap perubahan zaman.
Kehadiran Wapres di Jombang sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sinergi antara negara, ulama, pesantren, dan masyarakat untuk memperkuat pelayanan publik, pembangunan nasional, serta peningkatan kualitas kehidupan beragama di Indonesia.
(MC101 – BPMI Setwapres)