MANOKWARI, Cakra101.com — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelepasan Jamaah Calon Haji Provinsi Papua Barat Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat, Rabu (6/05/2026). Sebanyak 143 jamaah resmi dilepas menuju Tanah Suci sesuai kuota Provinsi Papua Barat.
Momentum sakral tersebut turut dihadiri Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., sebagai bentuk dukungan penuh TNI AD terhadap kelancaran keberangkatan serta pembinaan spiritual masyarakat Papua Barat.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., yang ditandai dengan penyerahan bendera Jamaah Haji Provinsi Papua Barat sebagai simbol resmi keberangkatan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual agung yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta keikhlasan penuh.
Ia mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga niat semata-mata karena Allah SWT, menjaga perilaku, serta menghindari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Barat, kami mendoakan seluruh jamaah diberikan kekuatan lahir dan batin serta kesehatan selama menjalankan ibadah,” ujar Gubernur.
Kehadiran Kasdam XVIII/Kasuari bersama unsur Forkopimda, pimpinan instansi, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat mencerminkan sinergi kuat lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan rukun Islam kelima.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol nyata bahwa pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat hadir dalam mengiringi langkah suci para jamaah menuju Tanah Suci.
Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi wujud persatuan, kepedulian, dan kebanggaan masyarakat Papua Barat, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan pelayanan kemasyarakatan.
Melalui momentum ini, Papua Barat menunjukkan bahwa keberangkatan jamaah haji adalah bagian dari perjalanan suci yang didukung penuh oleh seluruh komponen bangsa, demi terwujudnya ibadah yang lancar, aman, dan mabrur.
(MC101 – Pendam XVIII/KSR)