JAKARTA, Cakra101.com — Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) melalui penandatanganan naskah perjanjian kerja sama teritorial di Aula Hercules, Kampus Unsurya, Jakarta, Kamis (7/5/2026), sebagai langkah memperkuat kesadaran bela negara, pembinaan karakter, dan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan tinggi.
Kerja sama tersebut difokuskan pada pembinaan sumber daya manusia di dunia pendidikan sebagai bagian dari komponen cadangan bangsa, sesuai kapasitas dan kewenangan masing-masing, sekaligus menjadi bentuk sinergi nyata antara institusi pertahanan dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional.
Kapusterau Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor pertahanan dan pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
“Melalui kerja sama ini diharapkan tercipta kolaborasi yang nyata dalam bidang pendidikan, pembinaan karakter, serta peningkatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa,” ujar Kapusterau.
Melalui kemitraan ini, Pusterau dan Unsurya berupaya memperluas implementasi nilai-nilai bela negara di lingkungan kampus, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme dan kesiapan kontribusi generasi muda terhadap kepentingan bangsa dan negara.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Kapusterau bersama Rektor Unsurya Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan antara kedua institusi.
Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam membentuk mahasiswa sebagai generasi penerus yang berintegritas, berjiwa patriotik, serta memiliki kesadaran kuat terhadap peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan bangsa di tengah dinamika global.
Melalui kerja sama tersebut, TNI AU menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pembinaan teritorial melalui sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi membangun pertahanan negara yang kokoh berbasis sumber daya manusia unggul.
(MC101 – Dispenau)