MEDAN, Cakra101.com — Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) TNI Angkatan Udara menggelar sosialisasi pencegahan narkoba di Lanud Soewondo, Medan, Rabu (6/5/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pencegahan dini, disiplin personel, dan kebijakan Zero Tolerance terhadap narkoba di lingkungan TNI AU.
Kegiatan tersebut diikuti personel TNI AU wilayah Medan yang meliputi Lanud Soewondo, Komando Sektor I Medan (Kosek I), serta Resimen Arhanud I Pasukan Gerak Cepat (Pasgat), sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi selaku Dansatgas P4GN menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di lingkungan TNI AU harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan melibatkan seluruh unsur satuan guna menjaga kesiapan personel dalam mendukung tugas pertahanan udara nasional.
Menurutnya, ancaman narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga dapat melemahkan disiplin, profesionalisme, dan kesiapan operasional satuan apabila tidak dicegah secara serius.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas P4GN turut menghadirkan Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sumatera Utara, Soritua Sihombing, yang memberikan pemaparan terkait bahaya narkotika, pola peredaran yang semakin kompleks, serta langkah antisipasi yang harus dipahami seluruh personel.
Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman personel mengenai berbagai modus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terus berkembang, sehingga seluruh anggota mampu melakukan deteksi dini serta menjaga diri dan lingkungan kerja.
Usai pelaksanaan sosialisasi, seluruh jajaran Lanud Soewondo bersama satuan TNI AU wilayah Medan menjalani pemeriksaan urin sebagai langkah konkret deteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus implementasi nyata kebijakan Zero Tolerance.
Langkah tersebut menegaskan komitmen TNI AU dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, disiplin, dan bebas narkoba, sekaligus memastikan setiap personel tetap siap secara fisik dan mental dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Melalui kegiatan ini, TNI AU kembali menegaskan bahwa perang terhadap narkoba merupakan bagian penting dari upaya menjaga integritas institusi, kualitas sumber daya manusia, serta kekuatan pertahanan udara nasional.
(MC101 – Dispenau)