JAKARTA, Cakra101.com — Hari kedua pelaksanaan PERSIT BISA Vol. II 2026 berlangsung semakin semarak dengan tingginya antusiasme pengunjung terhadap berbagai produk unggulan karya perempuan Indonesia. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Booth 22 yang menampilkan koleksi YD Strap Bag Tenun milik Ny. Dyah Fandy Dharmawan, dengan desain elegan yang memadukan keindahan wastra Nusantara dan sentuhan modern berkelas di Jakarta, Kamis (8/5/2026).
Kehadiran KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ibu Uli Simanjuntak menjadi kunjungan istimewa yang semakin menambah perhatian pengunjung terhadap booth tersebut. Momentum tersebut sekaligus memperkuat daya tarik YD Strap Bag Tenun sebagai salah satu produk unggulan berbasis budaya lokal yang tampil menonjol di ajang pameran.
Pada hari kedua pameran, Booth 22 berhasil mencatat capaian membanggakan melalui penjualan sebanyak 102 strap bag tenun, sebuah angka signifikan yang menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap produk fesyen berbasis budaya Nusantara.
Keunikan desain yang mengangkat motif tenun khas Indonesia dengan balutan gaya modern menjadikan produk ini diminati berbagai kalangan, mulai dari tamu undangan, pengunjung umum, hingga tokoh-tokoh penting yang hadir di arena pameran. Hampir setiap pengunjung yang singgah tampak tertarik melihat detail produk secara langsung, bahkan banyak yang langsung melakukan pembelian karena terpikat oleh perpaduan warna, motif, dan kualitas pengerjaan yang elegan.
Antusiasme besar juga datang dari rombongan pengurus Persit Pusat yang memborong 26 strap tenun sebagai bentuk apresiasi terhadap karya kreatif berbasis budaya lokal. Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) turut membeli 22 strap, yang semakin menambah semarak pencapaian penjualan Booth 22.
Tidak hanya itu, Ibu Ira M. Fadjar selaku Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad juga turut memilih dan membeli strap bag tenun berciri khas anggun dan elegan. Kehadiran beliau bersama rombongan Persit PG Kostrad dan Persit Koorcab Divif 1 PG Kostrad menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan UMKM perempuan kreatif di lingkungan Persit.
Beragam pilihan strap bernuansa etnik modern tersebut dinilai sangat relevan sebagai pelengkap fesyen sehari-hari, sekaligus menjadi simbol kecintaan terhadap produk lokal yang sarat nilai budaya. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga merepresentasikan semangat perempuan Indonesia yang aktif, produktif, dan tetap menjunjung tinggi tradisi Nusantara.
Keberhasilan penjualan signifikan ini juga didukung strategi promosi masif melalui berbagai platform media sosial sebelum acara berlangsung. Publikasi konsisten dari media sosial Persit PG Kostrad beserta jajaran, ditambah pemasaran intensif dari akun resmi YD Strap, berhasil membangun perhatian publik secara luas.
Konsep promosi visual yang menarik, elegan, dan modern mampu memperkuat citra YD Strap Bag Tenun sebagai produk wastra berkualitas tinggi yang tidak hanya diminati kalangan internal Persit, tetapi juga masyarakat umum.
Sinergi promosi tersebut terbukti efektif meningkatkan jumlah kunjungan ke Booth 22, di mana banyak pengunjung tidak sekadar melihat koleksi, tetapi juga melakukan pembelian bahkan pemborongan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya kreatif berbasis wastra Nusantara.
Capaian ini menjadi bukti bahwa produk wastra Indonesia semakin relevan, eksklusif, dan mampu bersaing dalam tren fesyen modern, sekaligus mempertegas bahwa kekayaan budaya Nusantara tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
(MC101 – Pen. Brigif 13/Galuh)