JAKARTA, Cakra101.com — Pemerintah Indonesia melakukan langkah proaktif dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (13/03/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan bahwa estimasi 143,9 juta orang bepergian pada masa lebaran tahun ini. Mengingat tren tahun sebelumnya di mana realisasi seringkali melampaui survei, pemerintah telah menyiagakan ribuan moda transportasi terintegrasi mulai dari bus, kapal, pesawat, hingga kereta api untuk menjamin seluruh masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat tanpa terkendala kapasitas angkut.
Guna mengurai kemacetan di jalur darat, pemerintah kembali menggencarkan program mudik gratis nasional 2026 yang menyasar ratusan ribu penumpang serta belasan ribu sepeda motor. Program ini juga diberikan secara khusus untuk bantuan mudik daerah pascabencana di wilayah Sumatra demi meringankan beban warga terdampak. Selain itu, mobil pribadi jadi pilihan utama bagi mayoritas pemudik, yang diprediksi akan memadati titik-titik krusial seperti simpul transportasi terpadat Soekarno-Hatta dan lintas penyeberangan Merak-Bakauheni. Fokus pemerintah adalah memastikan setiap simpul tersebut memiliki manajemen antrean yang efektif guna menghindari penumpukan yang berlebihan.
Dari sisi keamanan dan ketertiban, Polri gelar Operasi Ketupat 2026 dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai bentuk komitmen perlindungan publik. Sebanyak 161.243 personel gabungan disiagakan di berbagai pos pelayanan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta keamanan lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa fokus utama petugas adalah pertahankan kepuasan masyarakat terhadap mudik yang pada tahun sebelumnya mencapai angka 90,9 persen. Melalui pengawasan ketat di lapangan, pemerintah berupaya menekan angka kecelakaan dan memastikan stabilitas keamanan di seluruh jalur utama nasional selama periode libur panjang.
Kesiapan sarana pendukung juga diperkuat dengan penyediaan puluhan ribu unit armada transportasi yang telah melalui uji kelaikan. Penyediaan ribuan moda transportasi massal disiapkan guna mengalihkan penggunaan kendaraan roda dua yang berisiko tinggi di jalan raya. Dengan manajemen pengamanan terpadu kepolisian, setiap pergerakan masyarakat akan terpantau melalui pusat kendali koordinasi yang canggih. Target kelancaran arus mudik balik menjadi prioritas kabinet demi mewujudkan perayaan hari kemenangan yang damai. Melalui peningkatan kinerja pelayanan pemerintah, diharapkan mudik tahun ini tidak hanya sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum kebahagiaan yang aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia.
(MC101 – BPMI Setpres)





















