MANOKWARI, Cakra101.com — Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru melaksanakan silaturahmi dan tatap muka dengan masyarakat adat Lapago dan Meepago di Kelurahan Sowi Gunung dan Kelurahan Amban, Kabupaten Manokwari, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Suku Lapago Sdr. Dangguweah dan Kepala Suku Meepago Sdr. Marinus Adi, diawali dengan tarian adat serta penyematan mahkota burung kasuari sebagai simbol penghormatan.
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari berkesempatan meninjau langsung kondisi nyata masyarakat adat yang hidup dalam kesederhanaan, sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari tokoh adat setempat.
Kedua Kepala Suku menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pangdam serta peran aktif anggota Kodim 1801/Manokwari yang selama ini terus menjalin komunikasi dengan masyarakat adat.
Masyarakat juga berharap agar generasi muda Lapago dan Meepago dapat direkrut menjadi prajurit TNI, sehingga kolaborasi antara Kodam XVIII/Kasuari dan masyarakat adat semakin kuat.
Sebagai bentuk kepedulian dan jalinan silaturahmi, Pangdam XVIII/Kasuari menyerahkan tali asih dan bibit babi kepada kedua Kepala Suku untuk disalurkan kepada masyarakat.
Bantuan tersebut memiliki nilai penting tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara spiritual dan ritual, sesuai dengan adat istiadat masyarakat setempat. Proses peternakan babi pun akan mendapat pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa kehadiran TNI harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta silaturahmi yang telah terjalin harus terus dijaga demi kepentingan bersama.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat adat di wilayah Papua Barat.
(MC101 – Pendam XVIII/KSR)