JAKARTA, Cakra101.com — Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Udara (Disbintalau) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Mental TNI AU Tahun 2026 di Lobby Integritas Disbintalau, Mabesau, Jakarta, Selasa (28/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat transformasi karakter prajurit menuju sosok yang adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadisbintalau Marsma TNI Drs. Jaetul Muchlis, M.Ag., dengan mengusung tema “Revitalisasi Pembinaan Mental sebagai Instrumen Transformasi Karakter Prajurit TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.”
Dalam sambutannya, Kadisbintalau menegaskan bahwa pembinaan mental (Bintal) memiliki posisi sentral dalam membangun kualitas sumber daya manusia TNI AU yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki ketangguhan mental serta sensitivitas kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, penguatan pembinaan mental menjadi fondasi penting dalam memastikan prajurit TNI AU mampu menghadapi dinamika perkembangan zaman dengan tetap menjunjung nilai moralitas, kepemimpinan, dan kejuangan.
Bimtek ini turut menghadirkan narasumber Dr. Tubagus Wahyudi, M.Si., bersama Kadisbintalau yang memaparkan berbagai strategi revitalisasi pembinaan mental sebagai instrumen utama dalam membangun prajurit TNI AU yang unggul, profesional, serta responsif terhadap tantangan modernisasi.
Dipandu presenter tvOne Andi Kumala, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, pendalaman materi, dan penguatan nilai-nilai karakter, dengan fokus pada pembentukan prajurit yang tidak hanya tangguh dalam tugas militer, tetapi juga humanis dalam pendekatan sosial dan kemasyarakatan.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan nilai kejuangan, moralitas, kepemimpinan, serta transformasi karakter, sehingga pembinaan mental di lingkungan TNI AU dapat terus relevan dengan kebutuhan organisasi modern.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Disbintalau berharap sistem pembinaan mental TNI AU semakin modern, adaptif, dan berdaya guna sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung modernisasi kekuatan udara nasional.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara untuk terus membangun prajurit yang tidak hanya siap secara teknologi dan profesionalisme, tetapi juga kokoh secara mental dan karakter dalam menghadapi tantangan pertahanan masa depan.
(MC101 – Dispenau)