COLOMBO, Cakra101.com — Port of Colombo, Sri Lanka menjadi saksi peningkatan kerja sama bilateral antara Srilanka Navy dan TNI Angkatan Laut seiring sandarnya KRI Bimasuci dalam rangka Operasi Diplomasi ASEAN Plus Cadet Sail, pada 2026.
Pelabuhan strategis di Samudera Hindia tersebut kerap menjadi tempat berlabuh kapal dari berbagai negara, termasuk kapal perang Indonesia. Kehadiran KRI Bimasuci di Colombo menjadi bagian dari misi diplomasi maritim sebelum melanjutkan pelayaran muhibah ke sejumlah negara seperti Singapura, Vietnam, China, Korea Selatan, Rusia, Jepang, dan Filipina.
Dalam kegiatan tersebut, Colombo dan KRI Bimasuci menjadi simbol hubungan diplomasi antara Indonesia dan Srilanka, sekaligus memperkuat kerja sama kedua angkatan laut dalam kerangka Navy to Navy.
Bertempat di Light House Galley Colombo, Ketua Delegasi TNI AL Laksma TNI Bambang Darmawan yang mewakili Asops KASAL bersama Commodore Athula Jayaweera, Director Naval Operation & Director Naval Foreign Cooperation Srilanka Navy, menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama di bidang operasi, latihan, serta pendidikan.
Kesepakatan tersebut juga mencakup rencana penyelenggaraan forum Navy to Navy Talks secara berkala setiap dua tahun sekali yang akan dilaksanakan secara bergantian di kedua negara.
Peningkatan kerja sama ini menjadi indikator keberhasilan diplomasi angkatan laut Indonesia, yang dilaksanakan secara profesional sesuai arahan KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat hubungan internasional dan stabilitas kawasan.
(MC101 – Dispenal)